Kisah Pilu Lockdown di India, Warga Jalan Kaki Ratusan Km hingga Disiram Air Keras

Anton Suhartono
Lockdown di India menyebabkan jutaan warga kehilangan penghasilan harian (Foto: AFP)

Gubernur Bank of India Shaktikanta Das menyebut, virus corona bisa mendatangkan malapetaka bagi pereekonomian negara.

Asosiasi restoran nasional, yang memiliki 7 juta pekerja, memperingatkan akan ada kerusuhan sosial jika tidak mendapat bantuan keuangan.

Bahkan sebelum pandemi, perekonomian India sudah terpukul dengan pengangguran tertinggi selama puluhan tahun.

India sejauh ini mengonfirmasi sekitar 10.000 kasus virus corona, sebanyak 339 di antaranya meninggal. Dari data, kasus Covid-19 di negara itu memang tak besar jika dibandingkan dengan jumlah penduduk serta negara lain yang lebih maju perekonomiannya.

Namun pemerintah harus mengantisipasi sedini mungkin. Jika wabah virus corona berlangsung masif seperti terjadi di Eropa dan Amerika Serikat, pemerintah akan kesulitan menangani korban terkait keterbatasan peralatan dan infrastruktur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal