Kisah Pilu Gempa Turki, Pria Ini Pegangi Tangan Putrinya yang Meninggal Terjebak Reruntuhan

Anton Suhartono
Mesut Hancer memegang tangan putrinya, Irmak, yang tewas terjebak reruntuhan bangunan akibat gempa di Turki (Foto: AFP)

Kisah haru lainnya terjadi di Suriah. Penduduk menggali reruntuhan bangunan di Kota Jinderis, dekat dengan perbatasan Turki, dan menemukan bayi yang menangis. Ajaibnya sang bayi yang baru dilahirkan itu selamat.

Kerabat korban, Ramadan Sleiman, mengatakan tali pusar bayi perempuan itu masih terhubung dengan ibunya, Afraa Abu Hadiya. Sayang, nyawa Afraa tak terselamatkan. Bayi itu juga satu-satunya korban selamat dari keluarga tersebut.

Bayi yang baru lahir itu diselamatkan pada Senin sore, lebih dari 10 jam setelah gempa melanda.

Seorang dokter mengatakan, Afraa masih sadar saat melahirkan dan meninggal tak lama setelah itu. Dia memperkirakan bayi itu lahir beberapa jam sebelum ditemukan, mengingat suhu tubuhnya yang masih hangat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

57 tahun lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

57 tahun lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

57 tahun lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Kawasan Dekat Hotel Tempat Menginap Macron di Damaskus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal