Kisah Perempuan AS yang Memutuskan 'Menikah' dengan Yesus Kristus

Nathania Riris Michico
Upacara di gereja yang memasukkan Jessica Hayes sebagai anggota perawan yang disucikan. (Foto: TODAY’S CATHOLIC/JOE ROMIE)

"Pilihan kami dianggap anti terhadap budaya," kata Hayes.

"Saya sering mendapat komentar seperti 'Oh, kamu seperti lajang ya'. Saya harus menjelaskan bahwa hubungan saya yang utama adalah dengan Tuhan saya. Saya menyerahkan fisik saya kepada Tuhan," katanya.

Pada Juli lalu, Vatikan mengeluarkan panduan yang mendapat tanggapan beragam di kalangan komunitas perawan yang disucikan.

Perdebatan yang muncul ketika itu, di antaranya adalah, apakah perempuan yang menjadi anggota komunitas harus perawan secara fisik.

Tak seperti biarawati, yang memang berikrar untuk selibat, pengantin Yesus ini tidak diharuskan untuk menjadi perawan selamanya.

"Idealnya para perempuan menjaga badan agar tetap suci tapi untuk untuk menjadi anggota komunitas perawan yang disucikan, perempuan tidak harus perawan secara fisik," demikian pernyataan Vatikan, menanggapi perdebatan tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNI Rampungkan Pengembalian Uang Rp28 Miliar Gereja Katolik Aek Nabara

57 tahun lalu

Dirut BNI: Dana Rp28 Miliar Gereja Katolik Aek Nabara Dikembalikan Besok, Full

57 tahun lalu

BNI Janji Selesaikan Pengembalian Dana Gereja Aek Nabara Rp28 Miliar dalam Sepekan

57 tahun lalu

Kardinal Suharyo Kutip Pesan Paus Leo XIV soal Pemimpin Maklumi Perang: Doa Tak Akan Didengar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal