Kisah Pasutri Gaza Batal Haji Tahun Ini karena Perang padahal Sudah Jual Perhiasan

Anton Suhartono
Mahmoud dan Fatima Jarghoun menjual perhiasan agar bisa menunaikan haji, namun gagal akibat perang (Foto: Reuters)

Sebelumnya Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud menambah lagi 1.000 undangan bagi warga Palestina korban kekejaman Palestina untuk berhaji tahun ini. Dengan demikian, Arab Saudi menerima total 2.000 jemaah haji tahun ini atas undangan khusus Raja Salman.

Pada Mei lalu, Raja Salman mengeluarkan perintah untuk mengundang 1.000 warga Palestina, yakni keluarga syuhada korban perang Israel, korban luka, dan anggota keluarga yang menjalani tahanan di penjara Israel, untuk berhaji.

Kantor berita Arab Saudi SPA melaporkan inisiatif ini diselenggarakan Kementerian Urusan Agama Islam di bawah arahan Raja Salman sebagai bagian dari Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci.

Tak jelas siapa yang bisa berangkat tahun ini, namun yang pasti mereka bukan warga Gaza. Peluang besar adalah warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem yang berangkat.

Para undangan ditanggung seluruh perjalanannya, mencakup logistik, transportasi, akomodasi, mulai dari kedatangan di Arab Saudi hingga kepulangan mereka ke Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Gercep, Iran Perbaiki 80% Kerusakan akibat Serangan AS-Israel

Haji dan Umrah
6 jam lalu

Jemaah Haji Indonesia yang Hilang di Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia

Nasional
7 jam lalu

Cerita Istri WNI yang Diculik Israel, Ungkap Detik-Detik Suami Putus Kontak di Tengah Misi ke Gaza

Haji dan Umrah
10 jam lalu

Kisah Mbah Marsiyah Jemaah Umur 105 Tahun, Pergi Haji Berkat Tabungan di Kaleng Bekas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal