Kisah Negosiasi Partai Islam Arab dengan Koalisi Israel untuk Singkirkan Netanyahu

Anton Suhartono
Naftali Bennett (depan kiri), Yair Lapid (tengah), dan Mansour Abbas, meneken kesepakatan koalisi pemerintahan baru Israel (Foto: Ra'am)

TEL AVIV, iNews.id - Koalisi pemerintahan baru Israel telah dibentuk dan siap menggulingkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang berkuasa selama 12 tahun. Dia menjadi perdana menteri Israel terlama yang menjabat.

Pemimpin oposisi Yair Lapid memberitahu Presiden Reuven Rivlin dan ketua parlemen Knesset Yariv Levin, Rabu (2/6/2021) malam soal pembentukan pemerintahan baru.

"Saya berkomitmen kepada Anda, Presiden, pemerintahan ini akan bekerja untuk melayani semua warga Israel termasuk mereka yang bukan anggota, menghormati mereka para lawan, dan melakukan segala upaya untuk menyatukan semua komponen masyarakat Israel," kata Lapid, kepada Presiden Rivlin.

Keputusan itu diambil setelah dia beserta tokoh oposisi lainnya yakni pemimpin Yamina, Naftali Bennett, meneken kesepakatan dengan pemimpin partai Arab, Ra'am, Mansour Abbas.

Mereka menyepakati kerja sama koalisi di Hotel Kfar Hamaccabiah pada Rabu malam, di menit-menit terakhir batas waktu. Ini merupakan kesepakatan koalisi pertama yang pernah ditandatangani sebuah partai Arab dengan partai-partai Israel.

Padahal Abbas sebelumnya juga bernegosiasi dengan partai Netanyahu, Likud, dan mendapat komitmen. Netanyahu menawarkan pembatalan undang-undang yang menerapkan denda terkait bangunan ilegal milik keturunan Arab di Israel. Namun Abbas juga mendapatkan janji serupa dari tokoh oposisi yang akan membentuk pemerintahan baru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
3 jam lalu

6 Kota di Israel Porak-poranda Dihujani Rudal Iran, Apartemen hingga Pabrik Hancur

Nasional
4 jam lalu

SBY Minta PBB Hentikan Penugasan UNIFIL usai 3 Prajurit TNI Gugur

Internasional
13 jam lalu

Iran Sita Aset 100 Orang Lebih yang Dianggap Mendukung Musuh Negara

Internasional
1 hari lalu

Prajurit TNI 3 Kali Diserang di Lebanon, Kemlu RI: Tak Bisa Diterima!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal