Kisah Dokter Palestina yang Daftar sebagai Relawan Medis Korban Virus Korona di Wuhan

Anton Suhartono
Seorang dokter di Wuhan berbicara dengan pasien penderita virus korona melalui video (Foto: AFP)

Dia juga mengajak teman-teman dari negara Timur Tengah untuk menjadi relawan. Saat ini mereka masih menunggu izin dari pemerintah setempat. Ali mengajukan permohonan menjadi relawan ke Kantor Urusan Luar Negeri (FAO) Kota Wuhan.

"Saya ingin membantu apa yang bisa saya lakukan. Kami tinggal di Wuhan, saya menyukai kota ini," ujarnya.

Pria yang juga ahli bedah toraks itu membuat grup WeChat 'Wuhan 2019-nCoV'. Grup tersebut kini memiliki sekitar 480 anggota dari negara-negara Arab. Sebagian besar dari mereka bermukim di Wuhan.

"Awalnya, saya menerjemahkan dan menyebarkan informasi mengenai virus ini. Lalu banyak yang bergabung dalam grup," ujarnya.

Warga Palestina lainnya, Mohamad Khotib, bahkan mengajak keluarga bergabung dalam relawan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Turis Malaysia Hina Warga China Bau Badan, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

57 tahun lalu

MUI: Kesepakatan Damai AS-Iran Bisa Jadi Jalan Hentikan Kejahatan Israel di Palestina

57 tahun lalu

Minum Air Terlalu Banyak saat Marathon Ternyata Berbahaya, Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal