Kisah Amukan Banjir Bandang di Filipina, Hanya Masjid yang Bertahan

Anton Suhartono
Warga berjalan di depan masjid yang tetap berdiri tegak di Mindanao setelah banjir bandang menyapu daerah itu (Foto: Reuters)

Kepala badan penanggulangan bencana regional Manuel Luis Ochoterana memperkirakan jumlah korban tewas akan terus bertambah. Apalagi banyak warga belum ditemukan.

"Banyak daerah di Semenanjung Zamboanga yang terputus aliran listrik dan komunikasinya. Beberapa kota terisolasi akibat jembatan runtuh, banjir, dan tanah longsor," tuturnya.

Amukan Badai Tembin sejak Jumat pekan lalu juga memaksa puluhan ribu warga Mindanao mengungsi. Filipina bisa diterjang 20 badai dalam setahun. Peringatan kepada warga untuk menjauhi bibir pantai dan tepi sungai sudah sering diberikan, namun terkadang diabaikan.

Badai terdahsyat terjadi pada 2013. Topan Haiyan menewaskan 8.000 orang dan menyebabkan 200.000 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Hasto PDIP Hadiri Forum CALD di Filipina, Serukan Penguatan Demokrasi

Internasional
4 hari lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Internasional
4 hari lalu

Filipina Darurat Energi: Banyak Pesawat Tak Bisa Terbang karena Harga Bahan Bakar Naik 100%

Internasional
4 hari lalu

Breaking News: Filipina Tetapkan Status Darurat Energi Dampak Konflik Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal