Kisah Amukan Banjir Bandang di Filipina, Hanya Masjid yang Bertahan

Anton Suhartono
Warga berjalan di depan masjid yang tetap berdiri tegak di Mindanao setelah banjir bandang menyapu daerah itu (Foto: Reuters)

MANILA, iNews.id – Tim penyelamat masih berupaya mengakses tempat-tempat terisolasi akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Pulau Mindanao, Filipina. Bencana alam yang disebabkan badai tropis Tembin itu sudah menewaskan lebih dari 230 orang dan 150 lainnya dinyatakan hilang.

Banjir bandang menyapu bersih kawasan pantai dan tepi sungai di perkampungan Anungan, Semenanjung Zamboanga di Mindanau. Pulau di selatan Filipina itu dihuni banyak Muslim.

Petugas medis Arturo Simbajan mengatakan, hampir semua bangunan di perdesaan kawasan pantai dan sungai Zamboanga disapu oleh banjir yang membawa serta potongan kayu, batu besar, dan lumpur. Bangunan warga terbawa ke arah laut.

"Kecuali masjid yang tetap berdiri tegak," kata Simbajan, dikutip dari Reuters, Senin 25 Desember 2017.

Menurut dia, warga tak menyangka bahwa air datang dari arah belakang atau pegunungan. "Masyarakat melihat gelombang laut tinggi, tapi tidak menyangka bahwa air justru datang dari belakang mereka," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Besar M7,8 di Filipina: 32 Orang Tewas, Sejumlah Bangunan Roboh

57 tahun lalu

Prabowo Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara Sahabat, Ada Filipina hingga Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal