Kisah Aktivis Global Sumud Flotilla Anggota Parlemen Eropa Dianiaya Polisi Israel

Anton Suhartono
Perlakuan kasar dialami Rima Hassan, anggota Parlemen Eropa keturunan Prancis-Palestina, selama penahanannya di penjara Israel (Foto: GSF via AP)

Greta Thunberg: Dunia Mengkhianati Palestina

Aktivis muda Greta Thunberg yang ikut dalam misi kemanusiaan itu kembali menyuarakan kritik tajam terhadap sikap dunia internasional. Dia menyebut bahwa Israel sedang melakukan praktik genosida di Gaza, sementara komunitas global gagal mencegahnya.

“Sistem internasional kita mengkhianati Palestina. Mereka bahkan tidak mampu mencegah terjadinya kejahatan perang terburuk,” kata Thunberg, setibanya di Athena, dikutip Selasa (7/10/2025).

“Tujuan kami dalam Global Sumud Flotilla adalah bertindak ketika pemerintah kami gagal memenuhi kewajiban hukum mereka,” tambah aktivis 22 tahun itu.

Thunberg menolak mengomentari perlakuan kasar tentara Israel terhadapnya selama penahanan. Namun, laporan dari Kedutaan Besar Swedia dan kesaksian rekan seperjuangannya, Ersin Celik, jurnalis asal Turki, menguatkan dugaan adanya penyiksaan.

Menurut Celik, Thunberg dijambak, diseret, dan bahkan dipaksa mencium bendera Israel oleh petugas yang menangkapnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
12 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Internasional
14 jam lalu

Israel Ngotot Caplok Tepi Barat dari Palestina

Internasional
3 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal