Ketika Wajah Orang Meninggal Dibuat Ulang Pakai Printer 3 Dimensi

Anton Suhartono
Rekonstruksi wajah orang meninggal di Guangzhou Funeral Service Centre (Foto: Zaobao)

Guangzhou Funeral Service Centre mulai menguji coba layanan ini tahun lalu dan diperkenalkan untuk pertama kali pada awal April 2019. Awalnya, mereka berlatih dengan membuat model wajah karyawan.

Foto yang dijadikan acuan harus beresolusi tinggi, yakni 12 juta piksel atau lebih, untuk membantu meningkatkan akurasi.

Wajah tiruan itu dicetak menggunakan printer 3D dari bahan plastik terlebih dulu. Dari situ dibuat model kedua menggunakan gel silikon. Dari silikon itulah dibuat topeng yang sudah menyerupai tekstur dan warna kulit jenazah. Setelah itu wajah tiruan dipasang rambut dan dirias sebelum ditempekan ke jenazah.

"Biasanya lebih sulit membuat topeng untuk orang tua karena mereka memiliki banyak kerutan," kata Liu.

Dibutuhkan waktu 10 hari dalam merekonstruksi wajah untuk memastikan semua detail terwakili secara akurat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
6 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Internasional
8 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal