Ketika Wajah Orang Meninggal Dibuat Ulang Pakai Printer 3 Dimensi

Anton Suhartono
Rekonstruksi wajah orang meninggal di Guangzhou Funeral Service Centre (Foto: Zaobao)

Guangzhou Funeral Service Centre mulai menguji coba layanan ini tahun lalu dan diperkenalkan untuk pertama kali pada awal April 2019. Awalnya, mereka berlatih dengan membuat model wajah karyawan.

Foto yang dijadikan acuan harus beresolusi tinggi, yakni 12 juta piksel atau lebih, untuk membantu meningkatkan akurasi.

Wajah tiruan itu dicetak menggunakan printer 3D dari bahan plastik terlebih dulu. Dari situ dibuat model kedua menggunakan gel silikon. Dari silikon itulah dibuat topeng yang sudah menyerupai tekstur dan warna kulit jenazah. Setelah itu wajah tiruan dipasang rambut dan dirias sebelum ditempekan ke jenazah.

"Biasanya lebih sulit membuat topeng untuk orang tua karena mereka memiliki banyak kerutan," kata Liu.

Dibutuhkan waktu 10 hari dalam merekonstruksi wajah untuk memastikan semua detail terwakili secara akurat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal