“Kami tidak ingin melukai siapa pun di sini dan kami juga tidak mengancam negara manapun," ujarnya.
Menurut Putin, beberapa negara sedang mencoba mengimbangi kecepatan Rusia dalam mengembangkan teknologi rudal. Suatu saat, lanjut dia, negara yang mempunyai teknologi militer maju seperti negaranya akan bisa mewujudkan.
Rusia juga merilis uji coba rudal hipersonik tersebut. Menurut pejabat pertahanan Rusia, rudal diluncurkan di Laut Putih dan berhasil mengenai target di Laut Barents.
Uji coba rudal Rusia ini memicu kekhawatiran perlombaan senjata termasuk melibatkan China, Amerika Serikat, dan Korea Utara.
Belum lama ini Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengumumkan akan membuat dan menguji coba rudal dengan kecepatan Mach 5.
Korut juga baru saja menguji coba rudal hipersonik, yaitu Hwasong-8. Negara itu bahkan merilis foto setelah berhasil mengujinya ke Laut Jepang.