Ketegangan dengan China Meningkat, PM Modi: India Tahu Bagaimana Cara Balas Dendam

Anton Suhartono
Narendra Modi (Foto: AFP)

"Sebagai bagian dari penumpukan yang berlangsung di sektor ini, sistem pertahanan udara, baik Angkatan Darat dan Angkatan Udara India telah dikerahkan di sektor tersebut untuk mencegah pelanggaran oleh jet tempur China atau helikopter Tentara Pembebasan Rakyat," kata seorang warga setempat.

Manoj Kewalramani, pengamat dari lembaga think tank Takshashila Institution, mengatakan, telah terjadi perubahan status quo di perbatasan Ladakh sejak April. Tentara China membangun fasilitas di lokasi baru yang tidak mereka jamah sebelumnya.

“Jelas ada juga peningkatan di kedua pihak meskipun pembicaraan terus berlanjut. Ini situasi yang menegangkan, dan tampaknya itu akan berlarut-larut,” katanya.

Ketegangan meningkat pada awal Mei ketika pasukan India menuduh militer China menghalangi patroli mereka di sepanjang perbatasan Ladakh dan Sikkim.

China juga menyalahkan balik India karena membangun infrastruktur jalan di wilayah Fingers, sekitar Danau Pangong Tso dan Lembah Galwan di Ladakh timur.

Perselisihan itu mencapai puncaknya pada 15 Juni di mana ratusan tentara dari kedua pihak terlibat baku hantam di Lembah Galwan di tengah upaya negosiasi untuk meredakan ketegangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal