Kesal, Dmitry Medvedev Sarankan Mantan PM Inggris Boris Johnson Masuk RS Jiwa

Anton Suhartono
Boris Johnson disarankan masuk rumah sakit jiwa oleh mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional yang juga mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev menyarankan agar mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson masuk rumah sakit jiwa. Medvedev mengatakan hal itu untuk mengomentari seruan Johnson agar Ukraina diterima menjadi anggota NATO.

"Pensiunan b***h ini lebih baik diterima ke rumah sakit jiwa," kata Medvedev, dalam pernyataannya di Telegram.

Menurut dia, di rumah sakit jiwa, Johnson bisa berperan sebagai pria perkasa yang meminta untuk melancarkan Perang Dunia III.

Tulisan opini Johnson di surat kabar Daily Mail pada Jumat (14/7/2023) yang membuat Medvedev kesal. Johnson mengkritik NATO terkait hasil pertemuan tingkat tinggi di Vilnius, Lithuania, pekan ini. Negara-negara anggota NATO hanya akan menerima Ukraina jika sudah memenuhi syarat yang ditentukan. Selain itu, Ukraina harus mendapat restu dari semua anggota NATO.

Menurut Johnson, janji baru bagi Ukraina itu tidak lebih tegas atau lebih meyakinkan daripada yang disampaikan saat pertemuan NATO di Bucharest, Rumania, pada 2008.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
21 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
1 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
1 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal