Keputusan Duterte Ampuni Marinir AS Pembunuh Transgender Picu Kemarahan Publik Filipina

Arif Budiwinarto
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengampuni marinir Amerika pelaku pembunuhan perempuan transgender pada 2014 lalu. (foto: AFP)

Namun, proses itu tidak berlanjut dan diganti dengan pengampunan dari Presiden Duterte.

"Presiden telah menghapus hukuman yang tersisa terhadap Pemberton," kata Harry Roque, juru bicara Duterte dikutip dari BBC, Selasa (8/9/2020).

"Dia (Pemberton) sekarang bisa pulang karena pengampunan," lanjutnya.

Belum ada pengumuman susulan tentang tanggal kapan Pemberton keluar dari penjara.

Kopral Lance Joseph Scott Pemberton (kiri) dipenjara sejak 2015 atas pembunuhan Jennifer Laude (kanan). (foto: ist)

Pemberton bertemu Laude di sebuah bar di Olangapo pada Oktober 2014, ketika dia sedang cuti setelah latihan militer gabungan Amerika-Filipina.

Polisi mengatakan pasangan itu kemudian menginap di sebuah hotel, dimana Laude ditemukan tewas keesokan harinya di toilet dengan luka bekas cekikan.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

Hasto PDIP Hadiri Forum CALD di Filipina, Serukan Penguatan Demokrasi

Internasional
18 hari lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Internasional
18 hari lalu

Filipina Darurat Energi: Banyak Pesawat Tak Bisa Terbang karena Harga Bahan Bakar Naik 100%

Internasional
18 hari lalu

Breaking News: Filipina Tetapkan Status Darurat Energi Dampak Konflik Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal