Sementara itu pihak berwenang Pakistan masih menyelidiki apakah ada pelanggaran keamanan terkait insiden itu. Seharusnya perjalanan diplomat asing di Pakistan adalah rahasia. Namun informasi itu tampaknya bocor.
Pihak berwenang mereka juga mengumpulkan informasi untuk menentukan siapa yang menanam alat peledak di sepanjang rute tersebut.
Dalam insiden terpisah di Provinsi Balochistan, kelompok bersenjata menembaki regu patroli keamanan di Distrik Zhob menewaskan tiga petugas. Dua polisi tewas seketika dan seorang lainnya meninggal akibat luka parah pada Minggu.
Taliban Bantah Terlibat
Mohammad Khurasani, juru bicara Taliban Pakistan yang juga dikenal dengan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), membantah meledakkan alat peledak rakitan yang dijadikan ranjau. Wilayah yang menjadi lokasi serangan itu dulunya dikuasi oleh Taliban Pakistan.
TTP, yang juga sekutu dekat Taliban Afghanistan, menegaskan tidak ada hubungannya dengan serangan itu.
Provinsi Khyber Pakhtunkhwa juga berbatasan langsung dengan Afghanistan.