Kekurangan Tentara, Israel Bakal Rekrut Yahudi Luar Negeri untuk Perang di Gaza

Anton Suhartono
Militer Israel mempertimbangkan merekrut pemuda Yahudi dari luar negeri untuk melanjutkan perang di Gaza (Foto: AP)

Banyak prajurit cadangan melaporkan masalah psikologis dan kelelahan yang terkait dengan perang.

Ribuan Yahudi ultra-ortodoks berdemonstrasi di penjuru Israel pada Rabu (20/8/2025). Massa memprotes kebijakan wajib militer untuk dikirim perang ke Jalur Gaza. Selain itu mereka mengecam penangkapan anggota kelompok Haredi yang mangkir dari tugas militer.

Dalam beberapa hari terakhir, polisi Israel menangkap beberapa mahasiswa Yahudi ultra-ortodoks yang menghindari wajib militer, meskipun belum ada angka resmi yang dirilis.

Surat kabar Yedioth Ahronoth yang dikelola kelompok Haredi melaporkan, kalangan ultra-ortodoks juga melakukan aksi mogok untuk memprotes "penganiayaan terhadap dunia Taurat".

Komunitas Ultra-ortodoks terus memprotes wajib militer menyusul putusan Mahkamah Agung pada 25 Juni 2024 yang mewajibkan mereka mendaftar. Israel juga melarang bantuan keuangan kepada lembaga-lembaga keagamaan Yahudi yang para mahasiswanya menolak berperang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel

Internasional
2 jam lalu

Tolak Kunjungan Presiden Israel, Ratusan Demonstran Australia Kepung Gedung Parlemen

Internasional
5 jam lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Internasional
8 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal