Kekerasan Etnis Tewaskan 23 Warga di Chad

Nathania Riris Michico
Seorang prajurit Chad dengan peluncur granat di pangkalan militer. (FOTO: AFP)

"Kami menangkap 30 orang," kata jaksa penuntut umum provinsi, Hassan Djamouss Hachimi.

Chad timur bergulat dengan kekerasan antara petani asli Ouaddian dan penggembala Arab. Ini menjadi utamayang diangkat selama kunjungan Presiden Idriss Deby ke wilayah tersebut pada Februari.

Idriss mengakui masalah itu serius dan memperingatkan agar sistem peradilan diterapkan bagi tiap kelompok.

Konflik serupa antara penggembala dan petani juga terjadi di negara-negara Afrika lainnya, terutama Nigeria.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
28 hari lalu

DPR Usul Rute Penerbangan Haji 2026 Lewat Afrika, Ini Kata Kemenhaj

Internasional
1 bulan lalu

Diakui sebagai Negara Merdeka, Somaliland Tunjuk Duta Besar untuk Israel 

Internasional
2 bulan lalu

Kapal Migran Terbalik di Libya, 53 Orang Dikhawatirkan Tewas termasuk 2 Bayi

Internasional
3 bulan lalu

Israel Ingin Obrak-abrik Afrika dengan Mengakui Kemerdekaan Somaliland?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal