Kehadiran Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan dan Putra Mahkota Dubai Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum juga mendapat sorotan dari Rusia. Kepala Russian Direct Investment Fund (RDIF) sekaligus Utusan Khusus Presiden Rusia untuk Kerja Sama Ekonomi dengan Negara Asing, Kirill Dmitriev, menyebut video tersebut sebagai pesan yang kuat.
"UEA yang tangguh adalah salah satu dari sedikit tempat yang benar-benar netral di dunia, yang berfokus pada perdamaian dan kemakmuran," tulis Dmitriev di akun X miliknya, dilansir dari TASS.
Diketahui, Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran pada 28 Februari. Sejumlah kota besar, termasuk Teheran, menjadi sasaran serangan.
Sebagai balasan, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengumumkan operasi pembalasan besar-besaran dengan peluncuran rudal dan drone. Menurut kantor berita Mehr, sejumlah pangkalan militer AS di kawasan turut menjadi target, sementara beberapa negara menutup wilayah udara dan maskapai menghentikan penerbangan akibat memburuknya situasi keamanan.