Kecewa dengan Trump, Elon Musk Jadi Bikin Partai Baru?

Anton Suhartono
Elon Musk kembali mengancam akan mendirikan partai baru (Foto: AP)

"Salah satu cara untuk melaksanakannya adalah dengan berfokus pada hanya 2 atau 3 kursi Senat dan 8 hingga 10 distrik DPR. Mengingat margin legislatif yang sangat tipis, itu akan cukup untuk menjadi suara penentu pada undang-undang yang kontroversial," ujarnya, membuat hitung-hitungan efektivitas partai baru dalam melawan pengaruh Partai Republik dan Demokrat di Kongres.

Beberapa hari sebelum RUU disahkan oleh DPR AS, Musk menegaskan kembali penentangannya dengan menjuluki Republik sebagai "Partai Babi."

Bukan hanya itu Musk juga mengancam setiap anggota Kongres yang mendukung RUU tersebut akan menghadapi tantangan hebat dalam pemilihan pendahuluan tahun depan.

Trump juga melawan Musk melalui posting-an di media sosial Truth Social. Dia memperingatkan Musk untuk menutup usahanya kemudian pulang ke Afrika Selatan.

Bukan hanya itu Trump mengulangi ancamannya dengan membatalkan atau memangkas proyek pemerintah yang bekerja sama dengan perusahaan Musk, termasuk peluncuran roket dan satelit.

Selain itu Trump juga akan menghentikan subsidi mobil listrik yang dampak positifnya dirasakan Musk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok

57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

57 tahun lalu

AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal