Kecelakaan Pesawat Boeing 737-800 di China yang Tewaskan 132 Orang Disengaja?

Anton Suhartono
Penyelidikan untuk menentukan penyebab jatuhnya pesawat China Eastern Airlines di Guangxi masih berlanjut (Foto: Reuters)

Sejauh ini produsen pesawat Boeing serta Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) menolak berkomentar.

Badan Penerbangan Sipil China (CAAC), yang memimpin penyelidikan kecelakaan, juga enggan memberikan komentar soal laporan WSJ. Namun pada 11 April lalu saat menanggapi spekulasi netizen bahwa kecelakaan disengaja, CAAC menegaskan anggapan itu sangat menyesatkan publik dan mengganggu tugas penyelidikan.

Tangkapan layar dari artikel WSJ juga dihapus dari platform media sosial Weibo dan aplikasi pesan singkat WeChat. Tanda pagar "China Eastern" dan "Kotak Hitam China Eastern" juga dilarang di Weibo seraya mengancam pelanggar dengan hukuman.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
8 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Nasional
8 hari lalu

Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China di Istana, Bahas Geopolitik Dunia

Internasional
10 hari lalu

Kisah Haru 7 Anjing di China Kabur dari Pencuri, Pulang Bersama ke Pemiliknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal