Kecelakaan Kereta di India, Ternyata Tidak Ada Sistem Keselamatan di Lokasi Kejadian

umaya
Petugas tak menemukan sistem keselamatan yang mencegah kecelakaan karena kesalahan pengemudi atau faktor lain dalam tabrakan kereta di India. (Foto: Reuters)

"Uji tabrakan dari belakang berhasil. Kavach secara otomatis menghentikan lokomotif sebelum 380 m dari lokomotif lain di depan," cuit Vaishnaw pada Maret tahun lalu.

Sharma menambahkan, operasi penyelamatan selesai dilakukan. Pihaknya kini mulai melakukan pekerjaan restorasi.

Hingga Sabtu (3/6/2023) siang, korban tewas akibat tabrakan kereta di Odisha ini mencapai 288 orang meninggal dan 850 lainnya luka. Korban tewas terbaru umumnya mereka yang sebelumnya terluka parah dalam perawatan di rumah sakit.

Kecelakaan terjadi di dekat Stasiun Bahanaga Bazar pada Jumat (2/6/2023) sekitar pukul 19.20 waktu setempat. Kereta Howrah Superfast Express yang melaju dari Bangalore ke Howrah, Benggala Barat, tergelincir. Nahas, kereta itu kemudian ditabrak kereta Coromandel Express, yang meluncur dari Kolkata ke Chennai.

Kepala Sekretaris Odisha, Pradeep Jena kepada NDTV menambahkan, kereta barang ketiga juga terlibat dalam kecelakaan itu..

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Menghindari Lubang, Menjemput Maut

Internasional
2 hari lalu

Ngeri! Pesawat Hendak Take Off Tabrak Pejalan Kaki di Landasan Bandara Denver

Nasional
3 hari lalu

Usut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Polisi Periksa 39 Saksi

Nasional
4 hari lalu

Teridentifikasi, Ini Daftar 10 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS Vs Truk Tangki di Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal