Kasus Virus Corona di Singapura Tembus 10.000, Bertambah 1.016 Penderita dalam Sehari

Anton Suhartono
Kasus virus corona di Singapura menembus 10.000 penderita, sebagian besar merupakan pekerja asing yang tinggal di asrama-asrama (Foto: AFP)

Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengumumkan langkah-langkah pemutus mata rantai untuk membendung penyebaran virus corona yakni memperpanjang lockdown hingga 1 Juni.

Sementara aturan yang sudah diberlakukan saat ini, termasuk pembatasan aktivitas usaha, akan semakin diperketat untuk 2 pekan mendatang atau sampai 4 Mei.

Artinya, akan lebih banyak bisnis yang ditutup, sehingga mengurangi jumlah orang yang berkeliaran di jam sibuk, kecuali layanan penting.

Semua gerai makanan dan minuma, salon, termasuk tukang cukur, diminta tutup sejak Selasa pukul 23.59 waktu setempat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gugatan Ditolak Pengadilan Singapura, Proses Ekstradisi Paulus Tannos Berlanjut

57 tahun lalu

Gugatan Paulus Tannos Ditolak Pengadilan Singapura, Bisa Diekstradisi ke Indonesia

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal