ISLAMABAD, iNews.id -Pakistan tahun ini mengalami 24 serangan bombunuh diri. Sebanyak 14 kasus bom bunuh diri dilakukan warga keturunan Afghanistan.
Pakistan mengambil sikap ekstrem dengan mengumumkan semua imigranilegal termasuk 1,73 warga asal Afghanistan untuk pergi. Jika tidak segera pergi, imigran ilegal itu diancam akan dideportasi.
Melansir dari Reuters, Rabu (4/10/2023), belum jelas bagaimana otoritas Pakistan dapat memastikan imigran ilegal meninggalkan negara tersebut.
Pengumuman ini menandai hubungan yang renggang antara Pakistan dan Taliban. Apalagi, tentara Pakistan dan Taliban baru saja saling menyerang karena masalah perbatasan.
"Kami telah memberikan batas waktu hingga 1 November," kata Menteri Dalam Negeri Sarfraz Bugti.