Pakistan Meradang, Taliban Tiba-Tiba Geser Perbatasan di Afghanistan

Muhammad Fida Ul Haq
Pemerintah Pakistan bereaksi keras kepada Taliban karena masalah perbatasan. (Foto: AFP)

ISLAMABAD, iNews.id - Pemerintah Pakistan bereaksi keras kepada Taliban karena masalah perbatasan. Perbatasan Afghanistan-Pakistan disebut diubah secara ilegal oleh Taliban.

Melansir dari Reuters, Senin (11/9/2023), pagar pembatas diubah secara sengaja oleh Taliban. Pasukan militer Pakistan langsung merespons dengan bersiaga di perbatasan.

"Pada tanggal 6 September, alih-alih penyelesaian yang damai, pasukan Afghanistan beralih ke penembakan sembarangan," kata Jubir Kementerian Luar Negeri Pakistan, Mumtaz Zahra Baloch.

Sengketa terkait perbatasan sepanjang 2.600 km telah menjadi sumber perselisihan antara kedua negara tetangga selama beberapa dekade.

Pakistan mengungkapkan kekhawatiran karena serangan Taliban itu.

Sebelumnya, perbatasan utama antara Afghanistan dan Pakistan ditutup karena pasukan militer saling menembak dengan pasukan Taliban. Tembakan itu terdengar hingga permukiman warga.

Warga setempat melaporkan suara tembakan di sekitar penyeberangan Torkham dan mengatakan orang-orang di sekitar area perbatasan melarikan diri, Rabu (6/9/2023).

Para pejabat militer yang tidak mau disebutkan namanya menyebut penembakan itu terjadi cukup lama. Tak ada laporan terkait korban.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
8 hari lalu

Imigrasi Cegah Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji, Hendak Terbang Pakai Visa Nonprosedural

Nasional
14 hari lalu

Terungkap! Daycare Little Aresha Tak Berizin, 53 Anak jadi Korban Kekerasan

Internasional
25 hari lalu

Salut! Afghanistan Kirim 530 Ton Bantuan ke Gaza meski Perekonomiannya Terpuruk

Internasional
2 bulan lalu

Brutal! Jet-Jet Tempur Pakistan Bombardir Rumah Sakit di Afghanistan, 400 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal