Kasus Covid Melonjak, Malaysia Larang Perjalanan Antarwilayah mulai Senin 10 Mei

Anton Suhartono
Malaysia memberlakukan perjalanan antarnegara bagian dan distrik mulai 10 Mei untuk mencegah penyebaran Covid-19 (Foto: Reuters)

Pembatasan ini, lanjut dia, akan ditinjau setiap 2 pekan.

Aturan ini diterapkan saat Malaysia mengalami lonjakan kasus Covid-19. Beberapa negara bagian lebih dulu menerapkan pembatasan yang ketat. Hingga Sabtu, Malaysia melaporkan 436.944 kasus infeksi virus corona dengan 1.657 korban meninggal.

Kuala Lumpur menerapkan MCO hingga 20 Mei. Beberapa distrik di Selangor dan Johor juga telah menerapkan pembatasan baru.

Meski demikian, Ismail Sabri menegaskan tidak ada rencana untuk menerapkan MCO secara nasional karena kondisi di masing-masing daerah berbeda.

Kunjungan selama Idul Fitri masih diperbolehkan pada hari pertama yang jatuh pada 13 Mei, termasuk di wilayah yang menerapkan MCO. Namun jumlah orang dibatasi hingga 15 orang pada satu waktu, bergantung pada ukuran rumah.

Untuk area di bawah MCO bersyarat atau pemulihan, kunjungan diizinkan selama 3 hari pertama Idul Fitri, maksimal 20 atau 25 orang.

Sementara area yang menerapkan MCO lanjutan, kunjungan Idul Fitri tidak diperbolehkan sama sekali.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

57 tahun lalu

Horor! Kerbau Kurban Ngamuk, Seruduk Warga hingga Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal