Kasus Covid-19 Cetak Rekor, Jepang Tak Akan Berlakukan Keadaan Darurat Lagi

Anton Suhartono
Jepang tak akan memberlakukan keadaan darurat lagi meskipun kasus Covid-19 mencapai rekor tertinggi (Foto: Reuters)

Skema 'Go to Travel' bertujuan mendukung industri pariwisata dalam negeri yang babak belur akibat pandemi, dengan memberikan subsidi.

Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan, pemerintah belum bisa memastikan kapan inisiatif itu berakhir karena bergantung pada berbagai faktor.

"Kami perlu mempertimbangkan situasi infeksi virus corona, pemulihan permintaan industri pariwisata, dan faktor-faktor lain seperti anggaran," katanya.

Jepang pertama kali memberlakukan keadaan darurat pada April dan mencabutnya pada akhir Mei.

Berdasarkan laporan stasiun berita NHK, Jepang mengonfirmasi penambahan harian 1.685 kasus infeksi Covid-19 pada Jumat, rekor tertinggi yang dibuat pada hari sebelumnya.

Wilayah yang melaporkan penambahan kasus terbanyak pada Jumat adalah Tokyo yakni 374 penderita. Angka itu memang turun dibandingkan pada Kamis, namun daerah lain mencatatkan rekor penambahan harian tertinggi.

Dengan demikian, Jepang mengonfirmasi 116.220 kasus virus corona sejak awal mula wabah, dengan hampir 2.000 kematian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhan Jepang Beri Suvenir Kapal Perang Mikasa ke Prabowo, Begini Penampakannya

57 tahun lalu

Prabowo Terima Menhan Jepang di Kertanegara, Bahas Kerja Sama hingga Keamanan Maritim

57 tahun lalu

Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh

57 tahun lalu

WNI Tewas Ditusuk Sesama WNI di Jepang, Polisi Ikut Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal