Kartu Identitas Intelijen Milik Vladimir Putin Ditemukan di Jerman

Nathania Riris Michico
Vladimir Putin berusia 33 tahun ketika dia menerima kartu Stasi ini. (Foto: BSTU

Pada 1989, dia mendapat medali perunggu dari pemerintah Jerman Timur atas pengabdian setia kepada Tentara Rakyat Nasional, seperti disebutkan di laman Kremlin.

Sekembalinya dia ke Rusia, Putin diangkat sebagai kepala Badan Keamanan Federal Rusia (FSB), badan intelijen pengganti KGB. Dia kemudian menjadi presiden Rusia pada 2000.

Gedung ini adalah markas KGB di Dresden pada era Perang Dingin. (Foto: AFP)

Pada Juni 2017, kepada publik, Putin mengungkap tugasnya selama bekerja untuk KGB meliputi pengumpulan data intelijen ilegal.

Putin juga mengatakan mata-mata KGB adalah seseorang yang dilengkapi kualitas spesial, tekad khusus, dan tipe karakter istimewa.

Berdasarkan kesepakatan rahasia antara KGB dan Stasi, seperti dilihat BBC, KGB memiliki 30 agen di Jerman Timur yang bekerja berdampingan dengan Stasi.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, berkomentar soal kartu identitas Stasi milik Putin.

"KGB dan Stasi adalah dua badan intelijen yang bermitra, sehingga Anda tidak bisa menepis kemungkinan ada pertukaran kartu identitas semacam itu," ujarnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
8 hari lalu

Trump Sebut Putin bakal Hentikan Serangan ke Kiev selama Seminggu

Internasional
17 hari lalu

Trump Yakin Konflik Rusia-Ukraina Tak Akan Picu Perang Dunia III

Internasional
19 hari lalu

Lupakan Perang Ukraina, Trump Undang Putin Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal