Karena Bela Perempuan, Perusahaan Sabun di Pakistan Dituduh Menista Islam

Nathania Riris Michico
Ilustrasi sabun cuci Ariel.

Perempuan juga sering menjadi korban tindak kekerasan, diskriminasi di tempat kerja atau pelecehan seksual di ruang publik. Akibatnya tidak banyak perempuan yang berani keluar rumah sendirian.

Kontroversi seputar emansipasi perempuan di dalam iklan detergen merek Ariel bukan kali pertama terjadi. Aplikasi serupa Gojek bernama Careem misalnya juga dirundung kritik usai menyiarkan iklan bertemakan pengantin perempuan yang melarikan diri, "Jika kamu ingin terbebas dari pernikahanmu, pesanlah layanan Careem."

Kasus lain menimpa penyedia layanan seluler, QMobile, yang membuat iklan tentang pemain Cricket perempuan yang melawan perintah ayah demi menjemput impian menjadi atlit profesional.

Iklan tersebut dianggap konspirasi asing yang bertujuan meruntuhkan nilai dan kebudayaan Pakistan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Trump: Perundingan Damai AS-Iran Berlanjut lewat Telepon, Bukan di Pakistan

Internasional
16 hari lalu

Menlu Iran Tiba di Pakistan, Utusan Trump Menyusul, Pembicaraan Damai Berlanjut?

Nasional
21 hari lalu

Imigrasi Bongkar Jaringan Penyelundupan Manusia ke Australia, Tangkap 3 WN Pakistan

Internasional
22 hari lalu

Iran Masih Tutup Selat Hormuz, Belum Tentukan Waktu Negosiasi dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal