“Pemahaman kami adalah kematian (puluhan tentara itu) disebabkan oleh hipoksia (kekurangan oksigen) karena kesalahan sistem pada kapal selam,” demikian pernyataan pejabat intelijen Inggris yang dikutip The Times.
Masih menurut laporan itu, kapal selam tersebut menabrak penghalang rantai dan jangkar yang digunakan oleh Angkatan Laut Tiongkok untuk menjebak kapal selam AS dan sekutunya. “Hal ini mengakibatkan kegagalan sistem yang memerlukan waktu enam jam untuk memperbaiki dan memunculkan kapal. Sistem oksigen di dalam kapal meracuni awak kapal setelah kegagalan besar,” ungkap The Times lagi.
Dikatakan bahwa informasi intelijen tersebut bersifat sangat rahasia dan kemungkinan besar akan mendorong penyelidikan soal kebocorannya ke publik.
Desas-desus tentang insiden yang melibatkan kapal selam kelas Shang sebenarnya mulai beredar di media sosial lebih dari sebulan yang lalu. Akan tetapi, rumor tersebut dibantah oleh Beijing.
China memiliki enam kapal selam serang Type-093, yang memiliki bobot perpindahan 6.096 ton dan dipersenjatai dengan torpedo 553 mm. Kapal selam bertenaga nuklir itu dirancang agar lebih senyap dibandingkan model sebelumnya, dan mulai beroperasi 15 tahun lalu.