Kantor PM Malaysia Mahathir Mohamad Berselimut Kabut Asap

Anton Suhartono
Kabut asap selimuti Putrajaya (Foto: The Star)

Indeks pencemaran udara 0-50 tergolong sehat, 51-100 sedang, 101-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, dan 300 ke atas berbahaya.

Sebelumnya Mahathir mengatakan Malaysia ingin membuat rencana jangka panjang untuk mengatasi kabut asap, namun membutuhkan kerja sama dari negara lain, seperti Indonesia.

"Ini membutuhkan kerja sama negara-negara lain. Jika kita tak bekerja sama, tidak mungkin untuk memiliki rencana nyata," kata Mahathir.

"Indonesia, dan negara lain, mungkin," katanya, menambahkan.

Meski demikian, Mahathir belum memberitahukan niatnya itu kepada Presiden Indonesia Joko Widodo, termasuk soal asal muasal asap yang menyelimuti Malaysia.

"Saya belum menulis apa-apa. Kami akan melihat buktinya, karena mereka (Indonesia) mengklaim bahwa ini (asap) berasal dari Malaysia, jadi kami harus memverifikasi apakah itu berasal dari Malaysia atau tidak," tuturnya.

Pada Jumat lalu, Menteri Energi, Sains, Teknologi, Lingkungan, dan Perubahan Iklim Yeo Bee Yin mengatakan surat akan dikirim melalui Departemen Perdana Menteri kepada Jokowi mengenai masalah kabut asap asal Indonesia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Dirawat Sebulan di RS, Mahathir Mohamad Diperbolehkan Pulang 2 Hari

Internasional
6 hari lalu

Dikaitkan dengan Predator Seks Epstein, Anwar Ibrahim: Sama Sekali Tak Ada Hubungan

Nasional
11 hari lalu

Penumpang WNA Whoosh Terus Melonjak, Terbanyak Negara Mana?

Internasional
12 hari lalu

Mahathir Mohamad Muncul ke Publik meski Masih Perawatan RS, Nyeruput Kopi di Mal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal