Kanselir Jerman Olaf Scholz: Ukraina Tak Akan Jadi Anggota NATO dalam 30 Tahun ke Depan

Ahmad Islamy Jamil
Kanselir Jerman, Olaf Scholz. (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id - Kanselir Jerman, Olaf Scholz, menyebut Ukraina mungkin tidak akan menjadi anggota Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) dalam 30 tahun ke depan. Pernyataan tersebut seakan memupus keinginan Kiev yang sudah tak tahan untuk cepat-cepat bergabung dengan aliansi militer itu.

"Anda tahu keputusannya, hal ini (Ukraina masuk NATO) diperkirakan tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Bahkan mungkin dalam 30 tahun ke depan," kata Scholz kepada rakyatnya pada acara peringatan 75 tahun Konstitusi Jerman.

Ukraina mengajukan percepatan keanggotaan NATO pada September 2022, setelah dimulainya agresi militer Rusia. Pada Maret lalu, ketua Komite Militer NATO Rob Bauer mengatakan, masalah mengenai keanggotaan Ukraina di NATO telah diselesaikan, namun diskusi mengenai jangka waktunya masih berlangsung.

Presiden Rusia Vladimir Putin menilai perluasan NATO untuk memasukkan Ukraina akan menciptakan ancaman keamanan nasional langsung terhadap Rusia. Menurut dia, Moskow menganggap status non-blok Ukraina sangat penting untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Pascaagresi militer Rusia di Ukraina, dua negara Skandinavia yang dulunya mengambil posisi netral, Swedia dan Finlandia, kini telah menjadi anggota NATO. Sebagai konsekuensinya, Rusia pun menempatkan pasukan dan senjatanya di perbatasan negeri beruang merah dengan Finlandia. Tindakan semacam itu belum pernah diambil Moskow sebelumnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
4 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
5 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
5 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal