Kalah dari Azerbaijan, Menlu Armenia Mengundurkan Diri

Antara
Ahmad Islamy Jamil
Polisi antihuru-hara dikerahkan menghadapi aksi para demonstran di Ibu Kota Armenia, Yerevan. (Foto: AFP)

Kedua pemimpin Eropa itu mengatakan, situasi di Karabakh secara umum telah stabil. Putin dan Macron menganggap sudah waktunya bagi pihak-pihak terkait untuk menangani berbagai masalah kemanusiaan, termasuk soal pemulangan para pengungsi serta pelestarian gereja dan biara-biara Kristen di wilayah konflik itu.

Rusia pekan lalu menjadi perantara gencatan senjata, yang mengamankan pergerakan teritorial Azerbaijan di Nagorno-Karabakh. Di wilayah yang berpenduduk mayoritas dari etnik Armenia itu, pasukan Azerbaijan selama enam pekan belakangan ini bertempur melawan pasukan separatis.

Rusia telah mengirimkan 1.960 penjaga perdamaian beserta kendaraan pengangkut personel lapis baja dan peralatan militer lainnya untuk memantau kesepakatan gencatan senjata kedua belah pihak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal