Kakek Berusia 100 Tahun Ini Diadili karena Pembantaian 3.000 Orang di Kamp Nazi

Ahmad Islamy Jamil
Dua pria sedang berada di depan simbol Nazi Jerman (ilustrasi). (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id – Seorang mantan anggota Schutzstaffel (SS) alias Skuadron Pelindung Partai Nazi akan diadili di Jerman pada Kamis (7/10/2021) waktu setempat. Terdakwa yang sekarang berusia 100 tahun itu dituduh berkontribusi terhadap kematian lebih dari 3.000 orang di kamp konsentrasi Nazi selama Perang Dunia II.

Reuters melansir, jaksa mendakwa pria tersebut karena telah membantu kematian 3.518 orang di kamp konsentrasi Sachsenhausen dengan berjaga di menara pengawas antara 1942 dan 1945. Dokter mengatakan, kondisi fisik pria lansia yang tidak disebutkan namanya itu tidak sepenuhnya bugar untuk diadili. Karennya, persidangannya bakal dibatasi hanya dua setengah jam setiap hari.

Menurut jaksa, di antara kejahatan yang kakek itu turut berkontribusi adalah penembakan tawanan perang Uni Soviet dan pembunuhan beberapa orang lainnya dengan Zyklon-B. Untuk diketahui, Zyklon B adalah gas beracun yang juga digunakan di kamp pemusnahan massal, tempat jutaan orang Yahudi terbunuh dalam Holocaust.

“Dia dituduh berkontribusi pada pembunuhan yang kejam dan berbahaya,” ungkap pengadilan di Neuruppin, dekat Berlin, yang menangani perkara tersebut.

Pengadilan menyatakan, terdakwa juga berkontribusi dalam menciptakan dan mempertahankan kondisi yang mengancam jiwa manusia di kamp tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jamu Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Kemajuan Teknologi

57 tahun lalu

Prabowo Ajak Jerman Investasi Kendaraan Listrik hingga Industri Semikonduktor di RI

57 tahun lalu

Di Hadapan Presiden Jerman, Prabowo Serukan Konflik Harus Diakhiri Lewat Perundingan

57 tahun lalu

Prabowo Bertemu Steinmeier, Sepakat Tingkatkan Volume Perdagangan RI-Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal