Kaisar Akihito Akan Turun Takhta, Pemerintah Jepang Bentuk Tim

Anton Suhartono
Kaisar Akihito (Foto: AFP)

Sebagian seremoni akan digelar sebagai acara resmi kenegaraan, termasuk 'Taiirei Seiden no Gi' di mana kaisar menyampaikan kata-kata terakhir kepada tiga kepala cabang pemerintahan saat pengunduran diri. Selain itu, ada pula 'Sokuirei Seiden no Gi', yakni acara utama bagi kaisar yang naik takhta. Acara ini digelar pada 22 Oktober 2019.

Kementerian luar negeri juga membentuk sekretariat untuk mempersiapkan undangan bagi para pejabat asing yang hadiri di upacara 22 Oktober.

Akihito mengajukan pengunduran diri sebagai kaisar pada tahun lalu karena alasan kesehatan. Dia pernah menjalani operasi jantung dan menderita kanker prostat. Parlemen Jepang menerima penguduran diri yang sangat langka dalam sejarah kekaisaran Jepang itu. Terakhir, kaisar Jepang meletakkan jabatan pada 1817. Biasanya kaisar menjabat sampai meninggal dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
6 hari lalu

Prabowo Undang PM Jepang Sanae Takaichi ke Indonesia: Kami akan Sambut Hangat

Nasional
6 hari lalu

Prabowo Ungkap Hasil Pertemuan dengan PM Jepang, Perkuat Kerja Sama Energi-Keamanan

Nasional
6 hari lalu

Prabowo ke PM Takaichi: Terima Kasih Undang Saya ke Jepang di Musim Bunga Sakura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal