Kabur dari Suriah, Pesawat yang Ditumpangi Presiden Bashar Al Assad Hilang dari Radar

Aditya Pratama
Pesawat yang ditumpangi Presiden Suriah Bashar Al Assad saat kabur meninggalkan Damaskus dilaporkan hilang dari radar. (Foto: AP)

Perang saudara Suriah, yang meletus pada tahun 2011 sebagai pemberontakan terhadap pemerintahan Assad, menyeret kekuatan luar yang besar dan menciptakan ruang bagi militan jihad untuk merencanakan serangan di seluruh dunia. Kejadian ini menciptakan jutaan pengungsi ke negara-negara tetangga.

Israel, yang telah sangat melemahkan kelompok Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon dan Hamas di Gaza, kemungkinan akan merayakan jatuhnya Assad, salah satu sekutu regional utama Iran. Namun, prospek kelompok Islamis yang memerintah Suriah kemungkinan akan menimbulkan kekhawatiran.

Ribuan penduduk Homs turun ke jalan setelah tentara mundur dari pusat kota, menari dan meneriakkan "Assad telah pergi, Homs bebas" dan "Hidup Suriah dan hancurkan Bashar al-Assad".

Pemberontak melepaskan tembakan ke udara untuk merayakan kemenangan, dan para pemuda merobek poster presiden Suriah, yang kendali teritorialnya telah runtuh dalam penarikan mundur militer yang memusingkan selama seminggu.

Jatuhnya Homs memberi pemberontak kendali atas jantung strategis Suriah dan persimpangan jalan raya utama, memisahkan Damaskus dari wilayah pesisir yang merupakan benteng sekte Alawite Assad dan tempat sekutu Rusia-nya memiliki pangkalan angkatan laut dan pangkalan udara.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh! Mobil Bermesin Pesawat Bom Nuklir Nyaris Dilelang, Tenaganya Tembus 6.930 Tenaga kuda

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Danantara Kaji Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing: Cari yang Paling Menguntungkan

57 tahun lalu

Viral Ada Pengikat Kabel di Baling-Baling Pesawat, Wings Air: Bukan Kerusakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal