Jutaan Jemaah Haji Lontar Jumrah di Mina, Ke Mana Batu-Batu Tersebut Berakhir?

Anton Suhartono
Jemaah haji melontar jumrah di Mina sebagai bagian dari rangkaian ibadah (Foto: Reuters)

MINA, iNews.id - Melempar jumrah merupakan salah satu bagian dari ibadah haji yang dilaksanakan pada hari Tasyrik, yakni 11, 12, dan 13 Zulhijjah. Setiap jemaah melempar jumrah tiga kali yakni Ula, Wustho, Aqabah, masing-masing menggunakan tujuh kerikil.

Bayangkan saja, jika tahun ini 1,83 juta jemaah maka ada berapa jumlah kerikil yang dilempar ke tiga pilar di Mina.

Perjalanan batu-batu kerikil itu merupakan operasi yang diatur secara cermat oleh otoritas terkait, mewujudkan perpaduan antara tradisi dan logistik modern.

Di jantung kawasan Jamarat, terdapat sistem canggih yang dirancang untuk menangani batu kerikil yang digunakan jemaah haji

Seorang pegawai dari Kedana Company, perusahaan yang bertanggung jawab memelihara Tempat Suci, proses dimulai setelah jemaah menyelesaikan lempar jumrah pada hari Tasyrik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
10 jam lalu

Jemaah Haji RI Wafat di Tanah Suci Bertambah 4, Total Jadi 16 Orang

Haji dan Umrah
20 jam lalu

Kisah Aysylla, Jemaah Haji 15 Tahun yang Jalani Ujian Kelulusan dari Madinah  

Haji dan Umrah
21 jam lalu

Update Haji 2026: 12 Jemaah Wafat, Mayoritas karena Jantung dan Paru-Paru

Haji dan Umrah
1 hari lalu

Kemenhaj: 103.690 Jemaah Haji Sudah Berangkat ke Tanah Suci, 100.125 Tiba di Madinah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal