Jurnalis Tewas Ditikam, Tubuh Penuh Tanda Penganiayaan

Umaya Khusniah
Heritier Magayane (26) jurnalis yang tewas ditikam di wilayah Rutshuru, Provinsi Kivu Utara. (Foto: Anadolu)

Dilansir dari Anadolu, rekan korban, Roger Sebyeradu mengatakan, Magayane menyelenggarakan program untuk kaum muda dan mengajak mereka merangkul perdamaian dalam menghadapi ketidakamanan di wilayah tersebut. Korban diketahui telah bekerja di Rutshuru sejak 2018.

"Para pembunuh mengambil ponsel korban. Saya yakin pembunuhan itu terkait dengan pekerjaan jurnalistiknya karena stasiun radio tersebut melaporkan kasus penculikan," katanya.

Saat ditemukan, tubuh korban penuh tanda penganiayaan. 

Pada bulan Mei, Presiden DRC, Felix Tshisekedi menyatakan pengepungan di Kivu Utara dan provinsi tetangga, Ituri. Selain itu, pejabat senior sipil diganti dengan perwira militer untuk menekan ketidakamanan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Motif Mantan Istri Dalangi Pembunuhan WN Korsel di Tambun Bekasi, Dendam-Ingin Kuasai Harta

57 tahun lalu

Benarkah Keracunan Makanan Bisa Sebabkan Kematian? Cek Faktanya di Sini!

57 tahun lalu

WHO Peringatkan Outbreak Ebola Menyebar Lebih Cepat dari Perkiraan, 1.000 Kasus Terdeteksi!

57 tahun lalu

Mencekam! Baku Tembak di Luar Gedung Putih, Pelaku Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal