Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Aditya Pratama
Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing. (Foto: AP)

Putaran pemungutan suara terakhir akan berlangsung pada 25 Januari mendatang. Junta militer mengatakan bahwa pemilu ini akan membawa stabilitas politik ke Myanmar, yang menghadapi salah satu krisis kemanusiaan paling serius di Asia dengan ribuan orang tewas dalam konflik dan 3,6 juta orang mengungsi.

Namun, para analis memperingatkan bahwa upaya junta militer untuk membentuk pemerintahan yang stabil di tengah konflik yang berkecamuk penuh dengan risiko dan pemerintahan yang dikendalikan militer kemungkinan besar tidak akan mendapatkan pengakuan internasional yang luas.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Kontroversial, Perang Saudara Masih Berkecamuk

57 tahun lalu

Pemilu Myanmar: Kelompok Anti-Pemerintah Junta Dilarang Ikut, 55 Partai Daftar

57 tahun lalu

Nah, Trump Cabut Sanksi Para Pengusaha Myanmar Setelah Dipuji Jenderal Junta Min Aung Hlaing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal