Joe Biden Tolak Penempatan Senjata Nuklir di Belarusia, Rusia Minta AS Introspeksi Diri 

Anton Suhartono
Rudal Iskander Rusia yang bisa membawa hulu ledak nuklir dikerahkan ke Belarusia (Foto: Reuters)

"Sebelum menyalahkan orang lain, Washington bisa melakukan beberapa introspeksi. Amerika Serikat selama beberapa dekade mempertahankan senjata besar nuklirnya di Eropa. Bersama dengan sekutu NATO, Amerika Serikat ikut serta dalam pengaturan pembagian nuklir serta melatih skenario penggunaan senjata nuklir melawan negara kami," demikian isi pernyataan.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu dan mitranya dari Belarusia, Viktor Khrenin, menandatangani dokumen prosedur penempatan senjata nuklir taktis di fasilitas penyimpanan khusus.

Setelah itu Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko mengatakan pengiriman senjata nuklir telah dimulai sesuai kesepakatan dengan Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

Iran Sebut Semua Tuntutannya Dipenuhi AS dalam Perjanjian Damai: Musuh Kalah Perang!

57 tahun lalu

Kapten Timnas Iran Curhat soal Piala Dunia di Tengah Perang dengan AS, Jadi Penuh Ketegangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal