Joe Biden Sebut Ekstremis Yahudi Biang Kerok Mandeknya Perdamaian Israel-Palestina

Anton Suhartono
Joe Biden menyalahkan kelompok ekstremis di pemerintahan PM Israel Benjamin Netanyahu sebagai pemicu meningkatnya ketegangan dengan Palestina (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyalahkan kelompok ekstremis di pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai pemicu meningkatnya ketegangan di Tepi Barat. Israel menggempur Kota Jenin habis-habisan pada pekan lalu menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai ratusan lainnya.

Kelompok ekstremis itu, kata Biden, menyebabkan kesepakatan damai Israel-Palestina tidak bisa dicapai.

Biden mengatakan dalam wawancara dengan CNN, anggota kabinet Netanyahu saat ini diisi beberapa politisi Yahudi paling ekstrem. Ini juga terjadi saat pemerintahan PM Israel Golda Meir pada 1969.

Dia melanjutkan, beberapa menteri menteri Israel beranggapan mereka bisa tinggal di tempat mana pun. 

“Mereka (orang Palestina) tidak berhak berada di sini," kata Biden, menirukan anggapan menteri ekstremis Israel.

Namun dia melihat masalah bukan hanya di pihak Israel, tapi juga Palestina. Pemerintahan Otoritas Palestina yang saat ini berkuasa kehilangan kredibilitasnya dan kepercayaan.

“Jadi saat ini bukan semuanya (masalah) Israel di Tepi Barat, tapi mereka adalah bagian dari masalah,” kata Biden, seraya menegaskan solusi dua negara merupakan cara paling ampun untuk menjamin keamanan Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
39 menit lalu

Cerita Istri WNI yang Diculik Israel, Ungkap Detik-Detik Suami Putus Kontak di Tengah Misi ke Gaza

Internasional
8 jam lalu

Intelijen AS Kaget Militer Iran Mampu Pulihkan Persenjataan padahal Digempur Habis-habisan

Internasional
9 jam lalu

Diam-Diam, AS dan Iran Gelar Pembicaraan Intensif untuk Akhiri Konflik

Internasional
10 jam lalu

Disiksa Israel, Aktivis GSF: Tak Ada Apa-apanya Dibanding Penderitaan Warga Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal