Jelang Sidang PBB, Protes Perubahan Iklim Merebak di Australia, AS hingga Jerman

Nathania Riris Michico
Ribuan pengunjuk rasa saat ikut aksi Global Strike 4 Climate di Sydney, Jumat, 20 September 2019. (FOTO: Steven Saphore / AAP Images via AP)

Banyak yang mengikuti jejaknya adalah mahasiswa, dan sejak itu gerakan ini menyebar ke kelompok-kelompok masyarakat sipil.

Universitas-universitas Australia menyatakan tidak akan menghukum siswa karena menghadiri demonstrasi ini.

Siobhan Sutton, seorang siswa berusia 15 tahun di Perth Modern School, mengatakan dia akan gagal dalam ujian matematika karena menghadiri protes di Perth.

"Saya pada dasarnya telah diberitahu bahwa ini bukan alasan yang sah untuk absen sekolah -karena bukan alasan medis atau apa pun- saya akan mendapatkan nilai nol pada ujian jika saya tidak benar-benar ikut pelajaran," katanya, kepada ABC, seperti dikutip Associated Press, Jumat (20/9/2019).

"Meskipun kita sendiri tidak sakit, planet tempat kita hidup ini sakit, dan kita memprotes dan memperjuangkannya," kata dia.

Siobhan mengatakan, guru matematika memberinya pilihan untuk mengikuti ujian sebelum hari Jumat, tetapi dia tidak dapat melakukannya karena komitmennya sebagai salah satu penyelenggara protes.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Pesawat Timpa Hanggar Picu Kebakaran Besar, 2 Orang Tewas 10 Luka

Internasional
12 hari lalu

Nahas! Perempuan Ini Tercebur ke Septic Tank Toilet Umum saat Berlibur Bareng Keluarga

Nasional
14 hari lalu

PM Albanese Berterima Kasih ke Prabowo, RI Kirim 250 Ribu Ton Urea ke Australia

Nasional
15 hari lalu

Prabowo dan PM Australia Diskusi via Telepon, Tegaskan Kerja Sama Strategis Tetap Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal