Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario

Anton Suhartono
Masoud Pezeshkian menegaskan, belum ada kesepakatan akhir yang disetujui kedua pihak (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran siap menghadapi semua skenario terkait kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS). Nota kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani kedua negara pada Jumat (19/6/2026) merupakan langkah penting untuk mengakhiri perang, namun bukan konflik sesungguhnya.

Iran dan AS masih akan melanjutkan perundingan damai, membahas program nuklir, rudal, dan lainnya, selama 60 hari setelah penandatanganan MoU pada Jumat mendatang.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan, belum ada kesepakatan akhir yang disetujui kedua pihak.

"Apa yang telah disepakati merupakan langkah penting menuju penghentian perang dan dimulainya negosiasi, dan kesepakatan akhir masih belum terwujud. Republik Islam Iran telah mempersiapkan diri untuk semua opsi," kata Pezeshkian, di media sosial X, dikutip Selasa (16/6/2026).

Dia menegaskan, pemerintah Iran akan terus melayani rakyat, dengan atau tanpa kesepakatan akhir dengan AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal