Jejak Kaki Manusia dari 120.000 Tahun Lalu Ditemukan di Arab Saudi

Anton Suhartono
Jejak kaki homo sapiens ditemukan di bekas danau di Arab Saudi (Foto: AFP)

Hal ini disebabkan variasi iklim yang terjadi di gurun. Bahkan wilayah gurun bisa jauh lebih hijau dan lembab atau memasuki periode yang dikenal sebagai interglasial terakhir.

"Pada waktu-waktu tertentu di masa lalu, gurun yang mendominasi semenanjung berubah menjadi padang rumput luas dengan danau serta sungai air tawar permanen," kata penulis studi, Richard Clark Wilson dari Royal Holloway, dikutip dari AFP, Kamis (17/9/2020).

Sementara itu jejak kaki manusia ditemukan oleh ahli Jerman dari Institut Max Planck untuk Ekologi Kimia yang juga penulis studi, Mathew Stewart. Dia mengatakan, jejak kaki itu ditemukan dalam penelitian gelar doktornya pada 2017. Saat itu baru terjadi erosi sedimen di sebuah danau kuno yang dijuluki 'Alathar' atau berarti jejak.

"Jejak kaki merupakan bentuk unik dari bukti fosil yang memberikan gambaran tepat di waktunya, biasanya mewakili beberapa jam atau hari, resolusi yang cenderung tidak kami dapatkan dari catatan lain," katanya.

Waktu penemuan sidik jari ditentukan menggunakan teknik pendaran terstimulasi optik, yakni pancaran cahaya pada butiran kuarsa untuk mengukur jumlah energi yang dipancarkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Konflik Timur Tengah Memanas Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan AS di Arab Saudi

1 hari lalu

Iran Ungkap Alasan Bombardir Pangkalan AS di Arab Saudi, Tampung Pesawat Tanker

1 hari lalu

Iran Perluas Serangan ke Arab Saudi, Gempur Pangkalan Militer AS 

4 hari lalu

Langka! Matahari Tepat di Atas Ka'bah Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal