SPRINGFIELD, iNews.id – Pihak berwenang Illinois mengungkapkan skandal pelecehan seksual terhadap hampir 2.000 anak yang diduga dilakukan oleh para pastor dan petinggi Gereja Katolik di seluruh negara bagian AS itu. Hal itu terkuak setelah Jaksa Agung Illinois, Kwame Raoul, merilis laporan hasil penyelidikan instansinya selama bertahun-tahun.
Menurut Raoul, penyidik menemukan bahwa skandal pencabulan tersebut berlangsung selama 70 tahun, yakni antara 1950–2019.
“Saya percaya gereja melakukan pekerjaan penting untuk mendukung populasi yang rentan. Namun, seperti halnya lembaga yang memiliki reputasi baik, Gereja Katolik harus bertanggung jawab ketika mengkhianati kepercayaan publik,” ungkap Raoul dalam siaran pers pada laporan investigasinya pada Selasa (23/5/2023) waktu AS.
Dia berharap laporan setebal hampir 700 halaman itu dapat membantu para penyintas pelecehan seksual anak oleh para pastor untuk menuntut pertanggungjawaban kepada pihak yang terlibat.
Para pelaku pelecehan mungkin tidak akan pernah dimintai pertanggungjawaban di pengadilan. Akan tetapi, kata Raoul, pengungkapan para pelaku dimaksudkan untuk memberikan pertanggungjawaban publik, di samping mengetahui ukuran penyembuhan bagi para penyintas yang telah lama menderita dalam kesunyian.