Wakil Presiden Palestina Hussein Al Sheikh menyambut baik keputusan Macron dengan menyebutnya sebagai cerminan dari komitmen Prancis terhadap hukum internasional serta dukungannya terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.
Macron sebelumnya mengumumkan Prancis akan mengumumkan secara resmi pengakuan negara Palestina pada September.
"Sesuai dengan komitmen historis untuk perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah, saya telah memutuskan bahwa Prancis akan mengakui Negara Palestina," kata Macron.
Dia juga menekankan pentingnya untuk mengakhiri konflik di Jalur Gaza serta memberikan bantuan kepada warga sipil yang terdampak perang.
"Prioritas mendesak saat ini adalah agar perang di Gaza berakhir dan penduduk sipil diselamatkan," tulisnya di media sosial X.