Israel Setujui RUU Warganya Boleh Miliki Properti di Tepi Barat, Langkahi Aturan Yordania

Anton Suhartono
Parlemen Israel bergerak selangkah lebih jauh memperkuat kontrolnya atas wilayah Tepi Barat, Palestina, dengan menyetujui RUU baru (Foto: AP)

Latar Historis Tepi Barat: Dari Yordania ke Pendudukan Israel

Setelah berdirinya Israel pada 1948, disertai pengusiran massal dan pembantaian terhadap rakyat Palestina, Yordania mengumumkan penyatuan Tepi Barat dan Tepi Timur pada 1950 dan mulai memerintah secara resmi di wilayah tersebut.

Namun situasi berubah drastis setelah perang 1967, ketika Israel menduduki Tepi Barat dan sejak itu memperluas kehadiran militernya serta membangun permukiman bagi warga Yahudi. 

Pada 1988, Raja Hussein mengumumkan pemutusan klaim administratif Yordania atas Tepi Barat, namun tetap mempertahankan peran sebagai penjaga tempat-tempat suci Islam dan Kristen di Yerusalem.

Langkah Politik yang Dinilai Meningkatkan Ketegangan

Persetujuan RUU ini dipandang sebagai sinyal jelas bahwa pemerintahan Israel saat ini semakin agresif dalam mengubah status hukum dan demografi wilayah pendudukan. Pengamat menilai, jika disahkan, kebijakan ini dapat memicu protes internasional serta meningkatkan instabilitas di kawasan.

Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada proses pembacaan di pleno Knesset. Namun satu hal jelas, RUU tersebut berpotensi mengubah secara signifikan peta kepemilikan tanah di Tepi Barat, dan membuka babak baru kontroversi dalam konflik yang tak kunjung usai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Nasional
1 hari lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Internasional
1 hari lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
2 hari lalu

Israel Ngotot Caplok Tepi Barat dari Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal