Israel Rebut Rafah untuk Dijadikan Zona Penyangga, 200.000 Warga Gaza Terancam Diusir 

Anton Suhartono
Militer Israel mendirikan Koridor Morag di Gaza Selatan, memisahkan Rafah dengan wilayah Gaza lainnya (Foto: AP)

Pasukan Israel memulai serangan terbarunya di Gaza sejak 18 Maret sekaligus menandai runtuhnya kesepakatan gencatan senjata tahap pertama yang berlaku sejak 19 Januari.

Hampir 51.000 warga Gaza tewas sejak pecahnya perang Israel-Hamas pada 7 Oktober, sebagian besar anak-anak dan perempuan.

Serangan brutal Israel juga membuat Gaza porak-poranda, menjadi tempat yang hampir tidak layak huni lagi. Hingga kini belum ada informasi mengenai rencana gencatan senjata berikutnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

57 tahun lalu

Laga Albania Vs Israel Chaos: Diwarnai Selebrasi Provokatif, Tamparan, hingga Lemparan Sepatu

57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal