Israel Marah Setelah Airbnb Larang Penyewaan Akomodasi di Tepi Barat

Nathania Riris Michico
Permukiman Kiryat Arba, Israel di daerah pendudukan Tepi Barat. (Foto: Reuters)

YERUSALEM, iNews.id - Israel mengutuk "keputusan memalukan" Airbnb yang menarik daftar huniannya dari perumahan di permukiman di daerah pendudukan Tepi Barat.

Menteri pariwisata mengatakan, Pemerintah Israel akan mendukung tuntutan hukum yang diajukan pemukim terhadap perusahaan Amerika Serikat (AS) itu.

Airbnb menyatakan keputusan diambil karena permukiman itu merupakan inti dari konflik Israel-Palestina.

Langkah yang melibatkan 200 properti tersebut dipuji Palestina dan para pendukungnya.

Permukiman Yahudi di wilayah yang diduduki Israel lewat perang Timur Tengah 1967 tersebut dipandang melanggar hukum internasional, meskipun Israel menyatakan tidak setuju dengan pendapat ini.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal