Israel Lockdown, Ribuan Orang Tetap Demo Tuntut Netanyahu Mundur

Ahmad Islamy Jamil
Massa Israel menggelar unjuk rasa di Yerusalem, Palestina, Sabtu (26/9/2020), menuntut pengunduran diri PM Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)

“Saya datang ke sini (Yerusalem) karena alasan mereka (pemerintah) mencoba menyetop aksi protes,” kata Adi, pria berusia 48 tahun asal Tel Aviv yang berdemonstrasi di luar kediaman resmi Netanyahu tadi malam.

“Orang-orang yang hadir di sini adalah kesempatan terakhir bagi Israel untuk bebas dan demokratis,” katanya kepada AFP.

Seorang peserta aksi dari Yerusalem, Shoshanna mengatakan, pemerintah menutup semua akses selama lockdown, tanpa memberikan sedikit pun bantuan ekonomi kepada rakyat. “Jadi, hal yang paling bisa saya lakukan sekarang adalah hadir dalam unjuk rasa ini,” ucap perempuan berusia 34 tahun itu.

Netanyahu diadili karena kasus penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan publik. Namun, politikus Partai Likud itu menyangkal melakukan semua tuduhan tersebut.

Hukum Israel tidak memaksa seorang perdana menteri untuk mundur setelah didakwa di pengadilan.

Israel telah mencatat lebih dari 225.000 infeksi dan 1.417 kematian dari populasi sembilan juta, dengan lebih dari 8.200 kasus baru pada hari Jumat saja.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Intelijen AS Kaget Militer Iran Mampu Pulihkan Persenjataan padahal Digempur Habis-habisan

Internasional
2 jam lalu

Diam-Diam, AS dan Iran Gelar Pembicaraan Intensif untuk Akhiri Konflik

Internasional
3 jam lalu

Disiksa Israel, Aktivis GSF: Tak Ada Apa-apanya Dibanding Penderitaan Warga Gaza

Nasional
5 jam lalu

Kemlu Sebut Pemulangan 9 WNI dari Turki Masih Menunggu Pemeriksaan Kesehatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal