Israel Kecam Dewan Keamanan PBB yang Tolak Perpanjang Embargo Senjata Iran

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu (Foto: AFP)

Di lain sisi, Israel diyakini sebagai satu-satunya kekuatan nuklir di Timur Tengah, meskipun tidak pernah mengakuinya.

"Kami akan terus bertindak di bawah kerja sama yang erat dengan AS dan negara-negara di kawasan untuk memblokir agresi Iran. Israel akan terus bertindak menggunakan kekuatan penuh terhadap siapa pun yang berusaha mengganggu keamanan," kata Netanyahu.

Menteri Pertahanan Benny Gantz juga mengecam pemungutan suara yang digelar pada Jumat itu.

"Dalam upaya terus-menerus mengejar nuklir dan menyebarkan terorisme dan kekerasan, Iran merusak perdamaian di kawasan dan seluruh dunia," katanya.

Embargo senjata terhadap Iran akan berakhir pada 18 Oktober di bawah ketentuan resolusi, berdasarkan kesepakatan nuklir Iran atau Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) yang ditandatangani pada Juli 2015.

Berdasarkan kesepakatan, Iran berkomitmen membatasi kegiatan nuklirnya demi mendapatkan keringanan sanksi serta keuntungan lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

4 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

5 jam lalu

Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada

7 jam lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal